Jumat, 02 September 2016

Jenis Ukiran Toraja Beserta Maknanya Bagian I

Rumah adat suku Toraja kaya akan berbagai jenis ukiran yang menghiasi dinding dari rumah tongkonan. Ukiran ini terdiri dari empat warna yaitu hitam sebagai warna dasar,kemudian merah,kuning dan putih. Tak hanya memperindah tampilan rumah tongkonan namun ukiran ini memiliki setiap makna dari bentuk atau motif dari ukiran tersebut.

Berikut adalah jenis-jenis dari ukiran tersebut beserta maknanya.

1.NEQ LIMBONGAN

Bentuk dasar dari kata tersebut adalah"limbong" atau danau. Neq Limbongan adalah nama orang,
rupanya orang ini konon katanya adalah arsitek toraja pertama sekaligus penemu ukiran toraja sekitar tiga ribu tahun yang lalu.

Jenis Ukiran Toraja

Limbongan menurut pengertian toraja sumber mata air yang tidak pernah kering yang dapat memberikan penghidupan segar kepada alam sekitarnya.
Maknanya:
Orang tiraja bertekad dapat memperoleh rejeki dari empat penjuru(utara,timur,barat dan selatan) bagaikan mata air yang bersatu dalam satu danau dan memberi kebahagiaan bagi anak cucunya.

2. PAQBARRE ALLO

Dalam bahasa toraja barre artinya bulatan atau bundaran dan "allo" matahari. Jenis ukiran ini ditemukan pada bagian rumah adat toraja yang mencuat condong ke atas berbentuk segitiga(para longa) baik dibagian muka maupun belakang rumah. Biasanya di atas ukiran ini diletakkan ukiran "paq manuk londong" maksudnya adalah ilmu pengetahuan dan kearifan itu bertujuan mulia bagaikan sinar matahari memberi kehidupan kepada siapapun. Dari kata paqbare allo terkenallah ungkapan halus  dan sangat tinggi maknanya yaitu "barrena allo,lindona bulaan" artinya gelar bagi raja yabg bersikap mulia bagaikan jernihnya sinar mata hari.

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
Lambang kebesaran dan kebanggaan bagi orang-orang toraja.

3.PAQKAPUQ BAKA

Terdiri dari dua kata yaitu kapuq artinya ikatan atau simpulan, dan baka artinya bakul atau keranjang. Jadi paqkapuq baka artinya ukiran yang menyerupai simpulan-simpulan penutup bakul. Bakul adalah tempat menyimpan harta benda dalam runah bagi orang-orang tua terdahulu sebelum ada kopor pakaian. Simpulan-simpulan yang disimbolkan dalam ukiran ini betul-betul rapi sehingga ujung simpul dari ukiran tidak kelihatan.

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
1. Agar turunan senantiasa bersatu atau bersehati dalam masyarakat bagaikan benda yang ada dalam satu tempat.
2. Semoga rumpun keluarga senantiasa hidup damai dan sejahtera bagaikan harta benda yang tersimpan dengan aman dan rapi dalam sebuah bakul.

4.PAQKADANG PAO

Istilah ini terdiri dari kata kadang yang artinya kait dan pao artinya mangga, jadi ukiran yang menyerupai alat penjolok(pengait mangga). Pengait tanpa ada yang menggunakan tidak mungkin mendatangkan hasil. Dalam hal ini diperlukan suatu kerjasana yang saling membutuhkan antara alat itu dengan yang menggunakan alat tersebut secara harmonis.

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
1.Harta benda yang datang ke dalam rumah bagaikan dikait dengan cara jujur.
2. Untuk memperoleh hasil dengan baik pasti membutuhkan kerjasama dengan orang lain.

5.PAQSULAN SANGBUA

Kata sulan dalam bahasa toraja dapat berarti sulam atau lipat misalnya tembakau sirih,pada umumnya orang tua dahulu di toraja senang memakan sirih. Makan sirih di toraja merupakan sarana konunikasi yabg sangat komunikatif kepada siapapun juga dan dimanapun serta kapan saja.

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
Ukiran ini melambangkan kebesaran bagi orang-orang bangsawan.

6.PAQBULU LONDONG

Terdiri dari kata londong atau ayam jantan,jadi ujiran ini menyerupai rumbai yang terurai pada sisi ayam jantan. Dari kata londong tersebutlah ungkapan yang sangat terkenal di kalangan masyarakat toraja yaitu "londaqna oia muane" artinya laki-laki gagah dan berani. Disamping itu dari kata buluh dikenal ungkapan "tangraqvan bulu mata" artinya sepanjang malam tidak pernah tidur. "Londongna pia muane" memiliki makna konotasi sebagai laki-laki bangsawan yang menjadi harapan masyarakat.

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
Melambangkan keperkasaan dan kearifan.

7. PA'TEDONG

Tedong dalam bahasa toraja berarti kerbau,ukiran ini menyerupai bagian muka seekor kerbau. Kerbau adalah salasatu peliharaan masyarakat toraja yang utama dan sangat disayangi. Salasatu tujuan peliharaan kerbau di toraja adalah sebagai kurban persembahan kepada dewa dan leluhur,selain itu digunakan juga sebagai pengolah sawah dan kebun.

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
1. Sebagai lambang kesejahteraan masyarakat toraja.
2. Rumoun keluarga dapat menternakkan kerbau karena ini merupakan lambang kemakmuran dan lambang kehidupan orang toraja.

8. PAQTANGKIQ PATTUNG I

Paqtangkiq berasal dari kata paq(menyerupai) dan tangkiq(alat semacam paku yang biasanya ditanamkan di sebuah tiang dengan maksud supaya kuat berkaitan. Pattung artinya bambu,ukiran jenis ini merupakan hiasan pada pegangan atau tangkai cangkir yang terbuat dari bambu

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
1. Ukiran ini melambangkan tanda kebesaran bangsawan toraja
2. Dalam kekeluargaan harus tetap dipupuk persatuan yang kokoh supaya segalah pekerjaan menjadi ringan dan terselesaikan dengan lancar.

9. PAQTANGKIQ PATTUNG II

Ukiran ini merupakan lanjutan dari Paqtangkiq pattung I. kalau yang pertama sentralisasi garis-garis simetris terpusat di tengah berupa bundaran maka pada yang kedua ini merupakan empat bundaran benda seragam yang membentuk dua angka delapan yang sama dan sebangun yang bilah dijumlah 16 yang sama dengan  1+6=7. Angka tujuh merupakan angka pokok orang toraja yang bersumber dari falsafah hidup pitungsaqbuptu ratuq pitung pulo pitu (7777).

Jenis Ukiran Toraja

Makananya:
Kita harus memupuk persatuan dan kesatuan berdasarkan asas kekeluargaan dengan berlandaskan kepada falsafah hidup sebagain asas kebersamaan.

10. PAQTANDUK REQPE

Tanduq artinya tanduk, reqpe artinya meluyut yaitu seprti cabang kayu yang buahnya sarat lalu pangkal cabangnya agak turun ke bawah lalu ujungnya melengkung ke atas. Jadi ukiran ini menyerupai tanduk kerbau. Ukiran ini ditempatkan di segalah sisi rumah adat toraja sebagai kenang-kenangan dari binatang tersebut yaitu kerbau. kerbau ini sangat berharga di toraja dan merupakan lambang atau simbol status sosial masyarakat.

Jenis Ukiran Toraja

Maknanya:
Diharapkan dalam perjuangan hidup ini dapat menemukan ketentraman dan dalam hasil jeripayah adapula harta yang berharga seperti nilainya kerbau bagi masyarakat toraja.
BACA Jenis ukiran toraja beserta maknanya bagian II

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

1 comments:

Tulis comments
avatar
1 Februari 2018 09.31

selamat pagi, boleh minta tolong untuk bertanya-tanya tentang budaya toraja secara detail dan bentuk implementasinya saat perkembangan jaman sekarang? seandainya boleh, bisa tolong email ke saya tanggapan anda ke muhammadghonye@gmail.com
terima kasih
hormat saya
ghonye

Reply