Daftar Raja-Raja Sangalla Dan Sistem Pemerintahan Adat Sangalla

Pusat pemerintahan Palodang di Sangalla' berada di Kaero dengan sebutan "Tongkonan layukna Kabarealloan Isungan Kapayungan to Kalindobulaan todikasiri' mata bubunna, dikabangnga' tondon turunanna"

Wilayah Pemerintahannya meliputi seluruh wilayah sangalla, yang terdiri dari 24 penanian yang membentang dari utara ke selatan( dari balik sampai uluwai). Sebelah timur berbatasan dengan wilayah adat Bastem, sebelah selatan berbatasan dengan wilayah adat Alla'(kab. Enrekang) dan wilayah mengkendek sebelah barat berbatasan dengan wilayah Makale dan sebelah utara berbatasan dengan wilayah adat Kesu'.

Penanggung jawab tongkonan Kaero "kabarealloan" diberi gelar PALODANG, Tongkonan layuk Kaero diberi gelar "Tongkonan pattola baine, to dikasiri' mata bubunna, dikabangnga' tondon turunanna atau tongkonan layukna kalindo bulaan isungan kapayungan kabarealloan".

Palodang dipilih dari keluarga kabarealloan berdasarkan keturunan garis lurus atau keluarga Tamborolangi' yang dipilih oleh wakil-wakil to ma'duang salu atau wakil-wakil dari penanian dan khalayak umum melalui kombongan kalua'. di tiap-tiapa penanian dilakukan kombongan untuk memilih utusan untuk menghadiri kombongan kalua'. yang terpilih dikukuhkan oleh tongkonan Solo'.

Pelantikan atau ditakko dalam kedudukannya sebagai Puang Massang Lanpadang ri Ranteallo dalam wilayah penanian Aa'. Pelaksana pelantikan adalah toparengnge' dari tongkonan Solo'. Acara pelantikan dengan memotong seekor kerbau belang dan seekor babi serta lambang-lambang kebesaran. Upacara dilakukan pada pagi hari dan berakhir sebelum rembang tengah hari dan diantar oleh seorang sando atau tominaa.

Dengan asumsi bahwa kecuali Puang Tamborolangi' dengan turunannya yang ketiga masih Puang Massang selanjutnya turunan selanjutnya tidak menutup kemungkinan melalui perkawinan-perkawinan bulaan( dipaitidak mustahil bahwa kritria Massang tidak ada lagi.

Untuk itumaka sebelum dilantik untuk dijadikan Puang Massang maka terlebih dahulu  diberikan minum dari irusan (dipairu irusan bulaanna Puang To Mellao Langi') maka menjadilah Puang Massang. Selanjutnya dimulalilah pelantikan dengan istilah Tonna Dibunna Padang ri Ranteallo( penuturan  panginan to parengnge' Solo').

Adapun kapalodangan di sangalla' sebagai berikut:

  1. Puang Sanda Boro (I), ayah Puang Lakipadada sekitar tahun 1257
  2. Puang Palodang Dolo(II)
  3. Puang Matasak Pattala Bantan (III) ada versi lain bahwa Puang Pattala Bantan Adalah Puang Palodang yang pertama
  4. Puang Timban atau Puang Pasalin  I era perang luwu (IV)
  5. Puang Kapu' Boro (V)
  6. Puang Paseno Langi' (IV)
  7. Puang Tumba' Paseno Langi' (VII)
  8. Puang Tanggulungan (VII)
  9. Puang Samparaya (IX)
  10. Puang Galugu (X)
  11. Puang Pabuaran Dolo (XI)
  12. Puang Tempang/Puang Tandiara' (Raya Sampin I) (XII)
  13. Puang Raya Sampin II (XIII)
  14. Terjadi masa transisi.

Masa transisi terjadi karena pada saat kekuasaan Puang Raya Sampin II, terjadilah perang saudara dengan Puang Bullu Matua dari Pantan Makale, Puang Raya Sampin II terdesk dan akhirnya mengungsi ke Bajoe' Palopo Selatan, dan yang menggantikan Puang Raya Sampin II  adalah sepupunya yang bernama Puang Datu Baine(sementara) yang tak lain adalah anak Puang Bullu Matua, sehingga pada saat itu Kaero digelar Tongkonan Datu Baine.



Selanjutnya Puang Bullu Matua membagi negeri ini menjadi 3 wilayah pemerintahan yang dikenal dengan nama Tallu Lembangna yakni:

  1. Makale Basse Kakanna
  2. Sangalla Basse Tangngana
  3. Mengkendek Basse Adinna.
Pada masa itu mulailah dibangun Kapalodangan kembali di sangalla dengan urutan sebagai berikut:
  1. Puang Bullu Matua (Palodang Tangnga) (I)
  2. Puang Kanna (Datu Baine) (II)
  3. Puang Bulean Batu (III)
  4. Puang Paeloan (IV)
  5. Puang Pata'dungan (V)
  6. Puang Pasalin II (VI)
  7. Puang LIma Bayu (VII)
  8. Puang Pela' Mundan  (VIII)
  9. Puang Pararrak (IX)
  10. Puang Pasanggang (X)
  11. Puang Tandilangi' (XI)
  12. Puang Limbu Langi (XII)
  13. Puang Laso' Rinding (XIII) 1912 - 1971
  14. Kosong Sampai sekarang

Demikianlah daftar raja2 atau Puang Sangalla dan system Pemerintahan Adat Sangalla yang berpusat di Tongkonan Layuk Kaero, semoga bermamfaat.

(sumber artikel dari buku sejarah tentang aluk, adat dan budaya tallu lembangna di Toraja)

You Might Also Like:

Disqus Comments