Sastra Toraja Sengo

Sengo merupakan ungkapan curahan kalbu dalam bentuk bahasa berirama. dalam pantun orang mencurahkan isi hatinya secara lengkap. Sedangkan sengo bisa dibawakan dengan saling berbalas balasan bisa juga tidak.

berikut adalah contoh dari sengo londong diong alang, sere kandoka ulunna.Pa'torsnni kurin bai dandanni kandean serre'. Da'na ma' penduan lendu' da'na ma' pentole-tole. Masiri'ki ke lendui' ketimbayo-bayoi. Bendan sisau bollona,sikalonak kadakena,mukkun omi nalepai' napassalugu-luguoi

Perempuan : Kupenunu moko mati' kupealla' sali moko. Tae'rs bsks ma'dandan,kappue' ma'paran-paran. Kumba-kumbara ditoke',sere dodo dianginni. ma'kodo-kodo kutummu,ma'kumandang timayongmu,nakabu' lisse matammu.



Pada contoh sengo di atas,seorang wanita melontarkan sengo dari atas rumah kepada seorang pria yang sedang duduk di atas lumbung. Rupanya pria tersebut sudah beberapa kali datang untuk melamar wanita tersebut namun selalu ditolak karena si wanita tidak menyukainya. Supaya laki-laki itu tiadak datang lagi si wanita mengungkapkan kemarahannya lewat sengo yang berisi penghinaan.

Mendengar sengo itu si pria berusaha membalasnya dengan mengatakan bahwa si wanita itu pun mempunyai banyak kekurangan baik dari segi harta maupun rupa. Sesudah menyampaikan sengo sindiran sebagai penghinaan si pria lalu pergi.

Demikianlah contoh sengo toraja,semoga bermamfaat khgususnya untuk melestarikan budaya kita sebagai orang toraja.

You Might Also Like:

Disqus Comments