Mengenal Aluk Sanda Pitunna

Dalam kehidupan orang toraja sesuai "Aluk todolo", keyakinan suku toraja)telah ditentukan dan telah digariskan oleh puang matua pencipta semesta alam. Pelanggaran terhadap ketentuan dan penggarisan itu, bahkan sikap acuh tak acuh terhadapnya akan merusak hubungan dengan tuhan dan akan berakibat buruk terhadap makhluk pada keseluruhannya.

Ketentuan dan penggarisan terhadap hidup dan kehidupan ini dengasn segalah aspeknya termasuk "Alukna rampanan kapa', Sangkaqna passulean allo" (adat istiadat perkawinan), dikatatakan oleh kebanyakan pewaris budaya suku toraja berjumlah 7.777 ketentuan dan penggarisan, Sebab itu disebut "aluk pitung saqbu pitu ratuq pitung pulo pitu" (tujuh ribu tujuh ratus tujuh puluh tujuh" atau yang biasa disebut Aluk Sanda Pitinna.

Aluk sanda pitunna itu disebut demikian karena berdasarkan atas 7 ketentuaan pokok yang menjadi pegangan dalam keyakinan tradisional dan adat istiadat suku toraja.



7 ketentuan pokok tersebut anatara lain:
  1. Kepercayaan terhadap tuhan sang pencipta
  2. Kepercayaan terhadap dewa-dewa
  3. Kepercayaan terhadap arwah leluhur
  4. Ketaatan pada "adaqnq maq lolo tau" (ketentuan dan pegangan yang bersangkut paut dengan kehidupan manusia)
  5. Memegang teguh serta mememlihara adaqna tanan-tananan (ketentuan dan pegangan yang bersangkut paut dengan tumbuh tumbuhan atau tananam oleh manusia)
  6. Memegang teguh serta memelihara adaqna patuoan (ketentuan dan pegangan yang bersangkut paut dengan pemeliharaan dan penggunaan hewan oleh manusia)
  7. Memegang teguh dan memlihara turun temurun"adaqna bangunan banua" (ketentuan dan penggarisan bersangkut paut dengan pembangunan sebuah rumah)
Demikianlah 7 ketentuan pokok menurut aluk todolo yang menjadi aspek dan pegangan suku toraja dalam menjalani kehidupan mereka.

You Might Also Like:

Disqus Comments