Liang Kuburan Batu Suku Toraja

Liang adalah salasatu jenis kuburan di toraja yang yang terdapat dilereng-lereng bukit yang tinggi dan terjal yang sulit dijangkau oleh tangan manusia kecuali dengan memakai tangga. Ada juga liang di gua alam tempat pekuburan keluarga yang tidak mampu.

Kuburan atau liang orang kaya atau bangsawan pada umumnya merupakan satu kompleks di tempat lereng bukit batu yang terjal dan sering ada patung-patung yang terbuat dari kayu nangka yang kuat,seperti pada pekuburan lemo, suaya, londa dan masih banyak lagi di bukit-bukit batu lainnya.

Liang dalam bahasa toraja biasa disebut banua tangmerambu atau rumah yang tidak punya dapur yang berasap. Setiap rumpun keluarga mempunyai liang keluarga yang turun-temurun. Setiap anggota keluarga harus mengetahui liang keluarganya. Seseorang yang meninggal dan di kubur keluarga lain adalah memalukan keluarganya turun-temurun,Orang yang demikian disebut topusa(orang sesat)



Suami dan isteri biasanya dikuburkan pada liang keluarga masing-masing. Kalau mereka mau dikuburkan bersama-sama mereka harus membuat l liang baru. Biaya membuat liang baru memakan biaya puluhan juta dan lamanya dipahat memakan waktu kurang lebih dua tahun, Dan seorang anak jika meninggal dapat dikubur pada liang ayah atau ibunya.

Orang toraja pantang mengambil sesuatu dari kuburan.Orang yang mencuri barang dari kuburan disebut meloko. Jika seseorang kedapatan mengambil barang dari kuburan maka ia dikenakan hukum adat yang yang berat, ia dapat dijadiklan budak atau diusir dari masyarakat.

You Might Also Like:

Disqus Comments