Karume Toraya

Karume adalah salasatu jenis sastra toraja yang berfungsi sebagai pengasah otak,karume biasanya dimainkan oleh dua orang. Karume  adlah merupakan dua potong kalimat pernyataan yang mengharapkan jawaban atau terkaan oleh pihak kedua. Bahannya dapat diambil dari bagian tubuh manusia seperti telinga,mata,rambut atu pakaian.Karume juga bisa menggunakan benda-benda di sekitar yang sedang bermain karume.Yang penting benda itu umum diketahui oleh kedua pemainnya.Karume sama dengan teka-teki dalam bahasa Indonesia.



Berikut adalah contoh karume


1.Didippu’ namanaran,disaile namarira,tappu’na talinga (kalau dipegang jinak,kalau akan dilihat liar,jawabannya telinga) jawabannya telinga karena bagaimanapun kita menoleh untuk melihat telinga atau kuping kita,kita tidak akan pernah melihatanya,tetapi jika dipegang,telinga begitu jinak.

2.Dilese-lese garonto’na,ditingara garonto’na.tappukna allo (pucuknya diinjak,pangkalnya ditengadah,jawabannya matahari).karena pangkal atau sumber matahari ada di atas langit,sedangkan pucuk atau sinar/cahaya ada di bumi.

3.Batu te kitombon-tombon,sule kigora-gorai.tappukna manuk mentallo (ayam bertelur)
Karena ayam itu baru berkotek-kotek setelah  mengeluarkan telurnya.

4.Umpobanua tambukna,umpotondok tumabangna tappukna laa-laa (laba-laba)mengapa? karena laba-laba itu membuat sarang dari benang-benang yang keluar dari perutnya. Arang itu menjadi tempat tinggalnya dan sekaligus jarring untuk mencari makanan.

5.Tau’-tau’ lan to’ tallang metamba-tamba laboko.tappukna kaduaya (burung gagak
Karena kalu burung gagak melihat sesuatu untuk dimakan atu sesuatu yang diincar-incar burung itu akan selalu berbunyi dulu agak lama,kalau tidak ada orang yang mengusirnya,barulah ia bereaksi mengambil apa yang diincarnya,biasanya telur ayam.

Demikianlah contoh karume toraja,dan masih banyak lagi karume-karume toraja lainnya.silahkan kita mengingat-ingatnya kembali.

You Might Also Like:

Disqus Comments